--> Skip to main content

Cara membuat Septic Tank yang benar dan ramah lingkungan

Septic tank merupakan bagian penting dari pembuangan limbah kotor dari sebuah rumah. Kita menghendaki rumah yang sehat, dengan melengkapi rumah dengan fasilitas pembuangan limbah kotor yang benar sesuai dengan standar kesehatan, maka kita akan memperoleh nilai rumah yang sehat dan nyaman.
Bagan septic tank
Credit image: appropedia.org

Fungsi septic tank

Septic tank merupakan sebuah bak penampungan kotoran (maaf-red) dari kloset atau kamar mandi. Terletak di sekitar rumah, baik pada bagian belakang ataupun pada bagian depan rumah, misalnya di bawah garasi, atau di bawah tumpukan tanah pada taman depan rumah, yang biasanya ditutupi dengan rumput hijau penghias halaman.

Septic tank berfungsi sebagai tempat penampungan kotoran dari kloset, peresapan kotoran ke tanah, mencegah bau yang tidak sedap dari kotoran manusia selama beberapa waktu yang tidak ditentukan. Jika tidak bermasalah, maka septic tank akan awet tanpa dilakukan penyedotan.

Jenis dan Macam septic tank

  1. Septic tank konvensional/tradisional memiliki beberapa macam, namun jenis yang dianjurkan dan sering digunakan sebagai tempat penampungan limbah padat ada dua jenis, yaitu: jenis tertutup dan jenis terbuka. Septic tank ini lebih aman digunakan karena ada resapan air tanah yang berguna untuk menyaring limbah ke dalam pori-pori tanah.
  2. Septic tank jenis tertutup, yaitu seluruh bagian atas ditutup dengan cor beton bertulang dan lantainya juga dilapisi dengan adukan semen, kecuali pada bagian ruang peresapan. Septic tank tertutup sangat cocok digunakan pada rumah dengan lahan yang sempit, misalnya di lokasi perumahan.
  3. Sedangkan septic tank terbuka pada bagian atas ruang resapan atau limbah cair tidak ditutup dengan cor beton dan dibiarkan terbuka kecuali limbah padat. Septic tank jenis ini biasanya digunakan di kampung-kampung yang masih memiliki lahan yang luas di sekitar rumah. Tipe terbuka ini tidak dianjurkan dengan alasan kurang memenuhi syarat kesehatan dan berbau sehingga akan mengganggu lingkungan di sekitar penampungan.
  4. Satu lagi jenis septic tank modern yang menggunakan sistem biotechnology dinamakan dengan septic tank bio. Jenis septic tank ramah lingkungan ini tersedia dengan beragam merek di pasaran. Ukuran dan bentuk yang bervariasi disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Septic tank tradisional dan modern/bio septic tank memiliki perbedaan dan kelebihan serta kekurangan masing-masing, sehingga Anda bisa menilai dan memilih jenis septic tank yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tips dan cara membuat septic tank yang benar dan aman bagi lingkungan

Setelah mengetahui beberapa jenis septic tank, sekarang kita perlu mengetahui tips dan cara mudah membuat septic tank yang aman, tidak mudah penuh, serta tidak mencemari lingkungan sekitar rumah. Silakan dibaca penjelasan berikut ini:
  1. Buat ukuran septic tank dengan memperkirakan kapasitas penghuni rumah. Semakin banyak penghuni rumah (keluarga besar) maka sebaiknya septic tank juga berukuran besar, atau jika tidak memadai dengan ukuran besar akibat terbatasnya lahan, maka solusinya adalah membuat dua buah septic tank dengan lokasi yang berbeda. Hal ini berguna agar septic tank tidak mudah penuh, dan tahan lama.
  2. Ukuran pipa pembuangan dari WC harus berukuran besar, yaitu 4 inchi, jangan banyak belokan atau memakai elbow, agar kotoran mengalir dengan lancar bebas hambatan.
  3. Pipa pembuangan harus memiliki kemiringan yang cukup, sehingga kotoran cepat mengalir ke septic tank ketika di dorong oleh air siraman.
  4. Sediakan saluran udara agar tidak "meledak", dan saluran pembuangan air melimpah pada ruang resapan septic tank, sehingga jika cairan atau air resapan penuh dapat mengalir keluar mengurangi tekanan udara yang tersumbat.
  5. Buat galian tanah sedalam 1,5 meter, lebar 1,3 meter, dan panjang 2,2 meter. Tanah galian dibuang disekitar lubang terlebih dahulu, atau jika tidak memadai tempatnya, dapat dibuang ditempat lain. Galian harus tegak lurus sehingga memudahkan ketika memasang dinding batu bata nantinya.
  6. Jika kondisi air tanah sangat deras (terdapat mata air yang deras), biasanya aka mengalami kesulitan ketika menggali. Tidak mengapa, siapkan beberapa ember plastik untuk membuang air di bawah galian, sembari melakukan penggalian hingga sedalam 1,5 meter.
  7. Jika galian telah selesai, usahakan secepat mungkin untuk mulai memasang dinding batu bata, sebab dikhawatirkan air akan semakin penuh. Sebagaimana telah diketahui bahwa cara memasang dinding batu bata untuk septic tank hampir sama caranya dengan dinding rumah. jadi saya kira tidak akan terlalu sulit.
  8. Pasang bagian dasar dengan pasangan satu bata, beri alas dengan nat adukan semen dan pasir. Pasangan berikutnya adalah pola setengah bata sebagaimana memasang dinding rumah. Ukuran 2,2 meter dibagi menjadi dua bagian, sehingga terdapat penyekat. Ruang pertama berfungsi sebagai penampung limbah padat, dan ruang kedua berfungsi sebagai penampung cairan limbah. Pada bagian tengah penyekat diberi lubang kecil agar terdapat ruang resapan.
  9. Dinding dan lantai septic tank sebaiknya diplester kecuali pada ruangan resapan.
  10. Jika pemasangan batu bata telah selesai, sisakan sekitar 12 cm dari permukaan tanah untuk cor beton.
  11. Siapkan besi behel 8 mm sebanyak 5 batang, potong menjadi seukuran lebar dan panjang septic tank, bariskan dan susun dengan jarak 10 cm, kemudian diikat dengan kawat.
  12. Siapkan papan pada bagian atas pasangan bata, letakkan anyaman besi tadi, tutup sisi luar dengan papan setebal 10 cm.
  13. Lakukan pengecoran dengan menggunakan semen, pasir, dan koral. Perbandingan 1 : 2 : 3. Ketebalan coran maksimal adalah 10 cm. Beri lubang pada bagian atas ruang limbah cair dan pasang dengan tutup yang terbuat dari pipa PVC. Biasanya dapat dibeli di toko material bangunan.
  14. Tahap berikutnya adalah menyambung semua pipa pembuangan limbah padat dari kloset ke septic tank. Timbun dengan tanah.
Usahakan letak kloset harus lebih tinggi dari septic tank, agar kotoran dapat dengan mudah masuk ke dalam septic tank.

Ukuran septic tank disesuaikan dengan kebutuhan dan besarnya jumlah kamar mandi dan kloset serta daya tampung yang dipengaruhi juga oleh jumlah orang yang menggunakan kloset. Rumah kost atau hotel dan apartemen memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan rumah biasa yang hanya dihuni oleh beberapa orang saja. Dan biasanya jumlah septic tank akan dibuat lebih dari satu agar tidak melebihi kapasitas, yang dapat menyebabkan septic tank meledak.

Semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari tentang tips dan cara mudah membuat septic tank yang benar sehingga aman bagi lingkungan.

Incoming search: membuat septic tank yang baik dan benar, membuat septic tank dengan buis beton, membuat septic tank tanpa resapan, ukuran septic tank sni, membuat septic tank sendiri, membuat septic tank murah. ukuran, pipa air kotor, harga pipa untuk wc, septic tank bio, membuat septic tank batu bata.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar